5 Ritual Tahun Baru Imlek

Tahun Baru Imlek adalah momentum paling penting di kalender Cina. Tahun baru di mana orang Tionghoa menggantungkan harapan baru dan doa semakin sejahtera di sepanjang tahun depan. Ditandai dengan sejumlah tradisi dan kepercayaan. Dalam tradisi Tionghoa, perayaan Tahun Baru diawali dengan kemunculan bulan kedua setelah musim dingin dan berakhir dengan bulan purnama dua minggu kemudian 5 Ritual Tahun Baru Imlek.

Secara historis, perayaan ini ditandai dengan beberapa ritual yang sesuai dengan tradisi Tionghoa. Seiring modernisasi di banyak generasi muda, beberapa tradisi dalam perayaan Imlek mulai terlupakan. Berikut adalah daftar tradisi 5 Ritual Tahun Baru Imlek.

1 Ziarah kubur

Ziarah kubur
Ziarah kubur

Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa, pada hari ketiga Tahun Baru Imlek, roh jahat berkeliaran di bumi. Sehingga dianggap tabu untuk pergi mengunjungi teman dan keluarga. Hal ini karena roh-roh jahat dapat memberikan kemalangan kepada orang-orang yang Anda kunjungi.
Untuk alasan ini, hari ketiga dijadikan momen mengunjungi kubur dan membakar dupa. Namun ritual ini tidak lagi dilakukan. Generasi muda justru saling mengunjungi keluarga dan teman pada hari ketiga meski menyadari adanya roh-roh jahat yang berkeliaran, sebagaimana yang diyakini nenek moyang mereka.

2 Angpao

Angpao
Angpao

Amplop merah yang berisi uang atau angpao diberikan oleh anggota keluarga yang sudah dewasa kepada anak-anak. Dalam perusahaan Cina, bisa juga atasan memberikan angpao kepada karyawannya. Memberikan Angpao kepada generasi muda (anak atau muda-mudi yang belum menikah) merupakan suatu tradisi dan budaya Masyarakat Tionghoa saat merayakan Tahun baru Imlek dan juga merupakan momen yang paling ditunggu oleh anak-anak dalam merayakan hari raya tahun baru Imlek ini.

Harapan dari pemberian Angpao adalah agar si penerima Angpao bisa mendapatkan keberuntungan dan nasib baik sepanjang Tahun Baru ini. Biasanya si pemberi Angpao akan mengucapkan kata-kata baik dan doa untuk penerima Angpao.

Nilai Uang yang di dalam Angpao hanyalah untuk menyenangkan si penerima Angpao, yang benar-benar memiliki arti adalah amplop (kantong) merahnya. Jadi membuka Angpao di depan pemberi Angpao adalah perilaku yang tidak sopan.

3 Kembang api

Kembang api
Kembang api

Kembang api adalah tradisi Imlek yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Kembang api atau petasan dipakai untuk menakut-nakuti roh jahat bernama Nian yang suka membuat malapetaka di desa-desa saat tahun baru.
Tradisi ini dilaksanakan berdasarkan cerita legenda seorang pria tua yang menyelamatkan penduduk desa dengan menyuruh mereka meletakkan spanduk merah dan memukul-mukul drum untuk menakut-nakuti roh jahat Nian. Sekarang, tradisi itu berlanjut dengan dekorasi serba merah, barongsai dan juga kembang api.
Kembang api adalah salah satu bagian besar dari tahun baru China. Salah satu ungkapan merayakan Imlek adalah Guo Nian, arti harafiahnya “mengatasi Nian”.

4 Makan bersama keluarga

Makan bersama keluarga
Makan bersama keluarga

Salah satu bagian penting dari Imlek adalah menghabiskan waktu bersama keluarga. Makanan-makanan tertentu yang mengandung simbol keberuntungan bersama-sama adalah tradisi dari tahun baru China. Setiap daerah punya tradisi yang berbeda.
Ikan adalah bagian penting dari sajian Imlek karena menyimbolkan kekayaan. Dalam bahasa China, ikan (yu) homonim dengan kata “surplus”. Lumpia juga melambangkan kemakmuran karena bentuknya mirip emas batangan. Pangsit juga tak pernah lupa disajikan pada malam tahun baru karena melambangkan transisi dari tahun ini ke tahun baru. Mie, yang bentuknya panjang, disebut bisa memanjangkan umur

5 Membersihkan rumah

Membersihkan rumah
Membersihkan rumah

Sebelum Tahun Baru Imlek, seluruh anggota keluarga bekerja sama membersihkan rumah. Pembersihan dilakukan sampai ke hal-hal kecil karena ini wujud dari membersihkan diri dari semua nasib buruk dari tahun sebelumnya. Pembersihan rumah tidak boleh dilakukan saat tahun baru karena diyakini akan menghapus keberuntungan.
Membersihkan rumah dipercaya bisa mengusir nasib buruk. Masyarakat keturunan China akan membuang barang-barang yang tidak terpakai untuk menyingkirkan energi stagnan yang terakumulasi selama tahun sebelumnya. Umumnya mereka membersihkan rumah sebelum hari pertama Imlek, karena membersihkan rumah saat tahun baru tiba dipercaya membawa nasib buruk.