5 Alasan Transformasi Biju Naruto Berbeda

Transformasi Biju Mode adalah kekuatan unik yang dimiliki para Jinchuriki di anime Naruto. Menyimpan kekuatan Siluman Berekor dalam tubuh. Para Jinchuriki kemudian bisa ‘memanggil mereka’ untuk meminta bantuan dalam pertempuran. Entah sekedar mendapat asupan cakra ekstra sampai berubah sepenuhnya menjadi wujud monster berkekuatan dahsyat. 5 Alasan Transformasi Biju Naruto Berbeda.

Akan tetapi uniknya Naruto Uzumaki sang Jinchuriki Ekor Sembilan mempunyai perubahan Biju Mode yang beda dari Jinchuriki lain. Bukannya berubah ke wujud Siluman. Dia malah menjadi raksasa cakra berwarna kuning terang-benderang bercorak-corak hitam. Kenapa bisa begitu? Mari kita lihat 5 Alasan Transformasi Biju Naruto Berbeda.

 

1. Pengaruh Naruto Hanya Mendapatkan Setengah Cakra Kurama?

Setelah kita disuguhkan kilas balik tewasnya Kushina dan Minato serta lahirnya Naruto. Ditunjukkan kalau Minato ternyata hanya menyegel sebagian cakra sang Siluman Ekor Sembilan ke tubuh anaknya. Karena dia sendiri sudah kehabisan tenaga Naruto mendapat cakra “Yin” sementara Minato menyimpan cakra “Yang”.
Dari adegan tersebut banyak orang percaya hal tersebut. Membuat Naruto tidak mampu melakukan transformasi sempurna Biju Mode seperti lainnya. Mengubah atau menambah anggota tubuh sendiri dengan tubuh sang Biju. Sebut saja Killer B yang bisa mengeluarkan tentakel, atau Jinchuriki lain dengan ekor-ekor yang mencuat. Ditambah Kurama selalu keras kepala dan sangat sulit diajak bekerja sama. Sehingga mungkin saja dia tidak ingin mengeluarkan kekuatannya secara penuh untuk membantu Naruto!
Akan tetapi usai Perang Dunia Shinobi Keempat, tidak hanya Naruto dan Kurama sudah menghormati satu sama lain. Cakra Yang Kurama juga sudah masuk ke tubuh Naruto. Bahkan keterbatasan Naruto hanya bisa mengeluarkan wujud cakra juga tidak terbukti. Karena seperti bisa kamu lihat di atas, dia mampu mengeluarkan wujud penuh darah-dan-daging Kurama di film The Last: Naruto the Movie!

2. Alasan Terkuat Mengapa Transformasi Naruto Berbeda Karena Pengaruh Segel

Sejumlah teori menyebutkan kalau tipe segel yang dipakai Minato untuk menyegel Kurama ke dalam Naruto, Hakke no Fuin Shiki, memiliki properti khusus.
Di Naruto Chapter 91 Jiraiya mengatakan kalau segel itu memungkinkan cakra Naruto dan Kurama perlahan-lahan melebur. Alih-alih merupakan cakra dua individu Jinchuriki dan Biju terpisah yang saling bertukar atau memberi akses cakra dan wujud saat dibutuhkan. Seperti yang dilakukan oleh para Jinchuriki ketika mereka mengubah atau menambahkan bagian tubuh dengan Biju masing-masing.


Selain itu di Naruto Chapter 496 Killer B juga menambahkan kalau Hakke no Fuin Shiki lebih kuat dan efektif untuk menyegel Biju dibandingkan segel Tekko Fuin miliknya. Sederhananya: Hakke no Fuin Shiki memudahkan Naruto dan Kurama untuk memisahkan cakra mereka masing-masing. Jadi saat Naruto butuh kekuatan Kurama, dia tidak perlu sepenuhnya berubah dan cukup memanggil Kurama dalam bentuk cakra.

3. Karena Reinkarnasi Asura

Ada juga warganet yang mengingatkan kalau Asura Otsutsuki mempunyai wujud serupa ketika diceritakan berseteru dengan Indra, kakaknya. Lebih tepatnya bisa mengeluarkan wujud mirip Asura Kurama Mode.
Maka dari itu banyak yang berspekulasi kalau transformasi ini bisa terjadi khusus karena Naruto adalah reinkarnasi Asura. Entah karena satu dan lain hal, ketika cakra Asura bercampur dengan cakra Biju. Maka memungkinkan mereka berubah jadi sosok transparan berwarna kuning terang lengkap dengan corak-corak hitam.

Meski begitu sejauh ini kita tidak tahu apakah Asura sendiri pernah menjadi seorang Jinchuriki. Bisa saja raksasa cakra itu memang buatan sendiri tanpa bantuan cakra Biju. Ditambah Minato; yang notabene bukan reinkarnasi Asura; juga bisa melakukan perubahan yang mirip.

4. Regenerasi Biju Mode yang Lebih Hebat

“Jadi intinya Naruto tetap dapat hak khusus dong buat wujud transformasi itu?”. Yah, kurang lebih sih. Tapi menariknya, transformasi Biju transparan ini punya sejumlah kelebihan menarik loh.
Pertama, kemampuan regenerasi. Memang, Jinchuriki mempunyai kemampuan regenerasi tambahan. Bahkan di wujud Biju-nya, saat tentakel Gyuki si Siluman Ekor Delapan terpotong nantinya juga akan tumbuh kembali. Walau Gyuki tetap merasa kesakitan.
Tapi karena perubahan Biju Mode Kurama terbuat dari cakra tidak padat. jika terluka Kurama tidak akan merasakan efek samping yang terlalu besar. Tinggal menyalurkan cakra lagi dan mereka bisa melanjutkan pertarungan.

5. Fleksibel, Tidak Harus Mengeluarkan Wujud Aslinya

Dua, masih melanjutkan poin sebelumnya, bentuk cakra bisa dimanipulasi sesuka hati hingga menjadi tameng yang lebih efektif. Naruto dengan mudah dapat menangkis serangan Takamimusubinokami raksasa. Momoshiki di Ujian Chunin Boruto dengan mengeluarkan cakra Kurama lalu membungkusnya agar ledakannya tidak menghancurkan area sekitar.
Jauh lebih aman dari sekedar mengeluarkan Biju Mode biasa, bukan. Rasanya ukuran tubuh Kurama juga tidak akan bisa mampu membungkus serangan itu sepenuhnya. Belum lagi ledakannya bisa-bisa malah melukai dan melemahkan Kurama.
Selain itu Naruto juga pernah terlihat mengeluarkan kepala Kurama dalam bentuk cakra. Coba bayangkan kalau kepala utuh Kurama berbentuk daging berbulu yang muncul. Apa nggak serem dan geli melihatnya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *